Jumat, 04 Desember 2015

Pelaporan RWT Tahun 2015





PERTANGGUNG JAWABAN
LEMBAGA KESWADAYAAN MASYARAKAT (LKM)
LINGGA MANIK SEJAHTERA
DESA LINGGA
KECAMATAN LAWANG KIDUL KABUPATEN MUARA ENIM


PADA

REMBUG WARGA TAHUNAN (RWT)
TAHUN 2015











PEMBUKAAN

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Sebagai hamba yang komitmen memegang kalimah tauhid sepatutnya kita senantiasa memanjatkan Puji Syukur kehadirat Allah SWT. Dzat Yang Maha Pengasih lagi Penyayang kepada semua makhluk-Nya, hanya karena ridlo dan rahmat-Nya jualah kita dapat menyelenggarakan Sidang Rembug Warga Tahunan Tahun Buku 2015, sebagai wahana pembelajaran demokrasi masyarakat dengan memegang prinsip transparansi, akuntabilitas dan partisipatif, untuk mempertanggungjawabkan asset base rakyat dalam upaya penanggulangan kemiskinan yang diharapkan dapat dilakukan secara mandiri, efektif dan berkelanjutan menuju masyarakat madani yang adil dan makmur.

Laporan Pertanggungjawaban LKM Lingga Manik SejahteraTahun Buku 2015 ini disusun sebagai wujud tanggungjawab moral yang diemban oleh Kepemimpinan Kolektif LKM Lingga Manik Sejahtera selama menjalankan amanat untuk mengelola dana titipan warga sesuai dengan azas dan prinsip P2KKP, dengan mengacu pada Anggarana Dasar dan Anggaran Rumah Tangga LKM Lingga Manik Sejahtera sebagai landasan berpijak setiap aktifitas dan pengambilan kebijakan, tidak meninggalkan pula pemenuhan prinsip-prinsip dasar akuntansi yang menjadi parameter profesionalisme pengelola sebuah organisasi masyarakat warga. Dan diharapkan dalam Sidang Rembug Warga Tahunan ini akan terjadi proses evaluasi, monitoring dan masukan yang proporsional demi kemajuan LKM Lingga Manik Sejahtera serta keberpihakan kepada seluruh masyarakat, khususnya warga miskin di Desa Lingga.

Akhirnya, semoga upaya pembangunan kapasitas warga dalam wahana demokrasi masyarakat secara terbuka melalui Sidang Rembug Warga Laporan Pertanggungjawaban LKM Lingga Manik Sejahtera Tahun Buku 2015, senantiasa mendapatkan hidayah serta karunia dari Allah SWT. Dan semoga ikhtiar kita bersama tercatat sebagai amal sholeh disisi-Nya, Amiin.

Lingga, 08 Desember 2015





BAB I

PENDAHULUAN

Gambaran Umum

Tahapan implementasi Pasca Pendampingan Program Penanggulangan Kemiskinan di Perkotaan (P2KKP) di Desa Lingga Kecamatan Lawang Kidul yang dikelola oleh LKM Lingga Manik Sejahtera telah berusia 6 Bulan lebih, suatu indikasi pelestarian yang dilakukan oleh masyarakat, khususnya pimpinan kolektif LKM Lingga Manik Sejahtera dari skema proyek telah beralih kepada skema Program Penanggulangan Kemiskinan yang diharapkan dapat berjalan efektif dan berkelanjutan melalui penguatan kemandirian kelembagaan lokal yang direplikasikan dalam wujud Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) pada skala Desa dan Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) pada domain pemetik manfaat, diikuti pula dengan proses-proses kemampuan kapasitas warga miskin (Capacity Building) melalui pembangunan sarana prasarana, santunan social dan pemberdayaan ekonomi melalui kerjasama yang sinergis dengan kelompok Peduli dan pihak Pemerintah.

Nilai strategis P2KKP adalah termasuk dari sekian proyek penanggulangan kemiskinan di era multi krisis yang diintrodusir pemerintah melalui fasilitas Bank Dunia. Sebagaimana proyek penanggulangan kemiskinan lainnya, seperti IDT, PDM-DKE, Taskin, OPK Beras dll, P2KKP juga bertujuan untuk menolong masyarakat agar mampu melewati masa transisi menuju tatanan hidup yang lebih baik. Namun demikian, terdapat perbedaan mendasar antara P2KKP dengan proyek penanggulangan kemiskinan lainnya tersebut, terutama dari segi visi dan misi yang diembannya. Setidaknya, secara singkat terdapat dua hal mendasar yang membuat P2KKP menjadi proyek yang cukup visioner.

Pertama, P2KKP tidak semata-mata diorientasikan untuk menanggulangi kemiskinan melalui penambahan dan pengembangan modal bergulir atau lembaga hutang piutang yang dimanfaatkan oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM). Melainkan juga terintegrasi dengan aspek lain yang mendukung kegiatan ekonomi produktif, yaitu pembinaan lingkungan, baik fisik (pengadaan dan perbaikan sarana prasarana fisik berwawasan lingkungan) maupun non fisik (pengembangan SDM melalui pelatihan-pelatihan).

Kedua, kegiatan penanggulangan kemiskinan di atas diisyaratkan dikelola atas inisiatif masyarakat melalui pembentukan kelembagaan di tingkat warga masyarakat dan masyarakat disini bukan sebagai obyek melainkan sebagai subyek. Dalam istilah teknis P2KKP lembaga pengelola P2KKP yang diupayakan semaksimal mungkin dibentuk secara demokratis ini (dalam pengertian dari warga, oleh warga, untuk warga dan meletakkan unsur birokrasi sebagai pendukung) dinamakan sebagai Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM). Dalam jangka panjang, LKM inilah yang akan menjadi forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat warga masyarakat sekaligus kendali untuk mengatasi berbagai persoalan sosial yang ada dimasyarakat. Hal ini dimungkinkan karena LKM, dalam proses pembentukannya. Keanggotaannya sendiri secara demokratis melalui musyawarah atau rembug warga.

Sangat dimengerti pula, bahwa Program P2KKP melalui UPK-LKM juga mengemban misi mulia yang didasari untuk mewujudkan hal-hal sebagai berikut :

a.   Berdayanya masyarakat Desa Lingga, khususnya bagi warga desa yang termasuk pada kelompok miskin dalam hal pengambilan keputusan untuk kepentingan kegiatan yang dibiayai oleh program P2KKP.

b.   Terbangunnya semangat dan sistem kedaulatan masyarakat, proses kemandirian serta terbangunnya tingkat Partisipasi dam berdemokrasi (Participation Democratic) pada komunitas masyarakat miskin di Desa Lingga, mulai dari menggali potensi, memilih kebutuhan, menseleksi, menetapkan dan mengelola pembangunan pada skala desanya, khususnya dalam prosedur Penilaian, Persetujuan dan Penyaluran bantuan baik untuk pembiayaan kegiatan ekonomi, prasarana dan sarana dasar lingkungan, peningkatan sumber daya manusia serta bentuk pembangunan lainnya yang sesuai dengan komponen program P2KKP.

Namun demikian tetaplah harus dipahami bahwa proses pemberdayaan, kemampuan dan penguatan masyarakat ini bukanlah sebuah proses yang mudah, seperti halnya semudah membalik telapak tangan. Dan secara faktual peran dan fungsi LKM Lingga Manik Sejahtera sebagai lembaga pengelola dana Bantuan Langsung Masyarakat (BLM) sekaligus sebagai motor penggerak upaya-upaya penganggulangan kemiskinan di Desa, LKM Lingga Manik Sejahtera melalui jaringan kerjasama sinergis antara masyarakat dengan pemerintah Desa dan kelompok peduli serta pelaku pembangunan skala lokal lainnya dan seluruh komponen masyarakat, telah berjalan dengan baik dan proporsional meskipun masih belum memenuhi harapan yang terkandung dalam azas dan prinsip P2KKP secara optimal.

Visi, Misi dan Tujuan P2KKP

Paradigma baru P2KKP menitikberatkan pada pemahaman pentingnya kerjasama sinergis antar berbagai pelaku pembangunan dalam upaya penanggulangan kemiskinan, maka Visi pelaksanaan P2KKP melalui lembaga LKM adalah masyarakat mampu menjalin kerjasama sinergis dengan berbagai pelaku pembangunan pada skala lokal dalam upaya penanggulangan kemiskinan secara efektif mandiri dan berkelanjutan.


Sedangkan Visi P2KKP melalui organisasi masyarakat warga LKM adalah memberdayakan masyarakat miskin melalui penyediaan sumber daya, pendampingan teknis dan membangun kerjasama antar masyarakat dalam upaya menanggulangi kemiskinan yang mereka hadapi. Visi ini terkait dengan bagaimana masyarakat secara sadar untuk bersama-sama membangun di lingkungan masyarakat, baik sektor ekonomi, fisik dan peningkatan sumber daya manusia. Dengan demikian visi kelembagaan diharapkan mampu membangun masyarakat, dari masyarakat yang tidak berdaya menuju masyarakat yang berdaya, mandiri sehingga mencapai masyarakat madani (Civil Society) sejahtera lahir dab batin.

Misi P2KKP yang akan diwujudkan melalui LKM adalah terbangunnya peran serta masyarakat secara optimal dalam kegiatan penanggulangan kemiskinan melalui usaha-usaha nyata yang berkesinambungan dalam sebuah lembaga masyarakat yang kokoh menuju rakyat yang mandiri. Menjunjung tinggi harkat dan martabat masyarakat dalam menentukan arah pembangunan di lingkungan mereka dengan melibatkan masyarakat melalui Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM). Misi LKM dalam pelaksanaan P2KKP lebih terfokus pada misi social yaitu membantu masyarakat dalam proses pembangunan diri dan lingkungan sehingga pencapaian tujuan tidak dapat lepas dari misi yang diemban oleh LKM dalam membantu pelaksanaan program Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).

Tujuan P2KKP yang dilaksanakan melalui program kerja LKM sebagai sarana atau wadah di tingkat masyarakat, yaitu wadah dalam pembangunan, baik dalam hal kebijaksanaan maupun teknis pelaksanaannya, mulai dari penggalian dan penetapan masalah, penyusunan ranking yang disetujui sampai pada pengelolaan pembangunan itu sendiri bersama dengan Unit Pelaksana Kegiatan yang ada (UPK,UPL,UPS). Sedangkan di tingkat KSM dengan keberadaan LKM adalah sebagai mitra dalam pembangunan kegiatan ekonomi, fisik dan sosial, peningkatan SDM. Dengan demikian tujuan antara LKM dan KSM dalam pelaksanaan P2KKP akan tercipta suatu kesamaan tujuan untuk mencapai masyarakat yang mandiri dan mampu mengatasi persoalan di lingkungannya secara efektif dan berkelanjutan dengan berpegang pada prinsip demokrasi, partisipasi, transparansi, akuntabilitas dan desentralisasi yang mengarah pada TRIDAYA, yaitu : Pemberdayaan bidang pembangunan sarana dan prasarana, Pemberdayaan bidang sosial dan Pemberdayaan bidang ekonomi.

Maksud dan Tujuan Penyusunan Rembuk warga Tahunan

a.    Maksud

     Maksud diadakannya Sidang Rembug Warga ini adalah untuk memenuhi kewajiban Lembaga keswadayaan Masyarakat (LKM) Lingga Manik Sejahtera dalam mempertanggung jawabkan kegiatan selama tahun 2015 kepada seluruh komponen masyarakat Desa Lingga.

b.    Tujuan

Tujuan diadakannya Sidang Rembug Warga ini adalah :

> Sebagai ilustrasi konkrit tentang perkembangan pelaksanaan
   P2KKP.
> Untuk melakukan koreksi, evaluasi, revisi dan merekomendasi 
   kinerja LKM Lingga
   Manik Sejahtera.
> Menetapkan Rencana Kerja dan Rencana Anggaran Belanja LKM 
   Lingga Manik Sejahtera Tahun 2016.

Sebagaimana lazimnya, sebuah bentuk Laporan Pertanggungjawaban yang berfungsi untuk mengetahui kondisi hasil kinerja masa lalu, memetakan kelebihan dan kekurangannya lalu membuat kesimpulan-kesimpulan agar tercapai strategi pengembangan pada masa yang akan datang menuju prakondisi sebuah lembaga yang demokratis, partisipatoris, transparan, akuntable dan desentralistis selaras dengan prinsip-prinsip P2KKP, bukanlah media peradilan (Justifikasi) untuk mencari siapa yang salah atau kekurangan-kekurangan pihak lain namun lebih mengedepankan kepemilikan terhadap lembaga LKM (Self of Belonging) dan mencari apa yang tidak benar untuk dipikirkan cara menyelesaikannya secara bersama-sama dalam mencapai tujuan dan cita-cita yang diharapkan dan sesuai dengan semboyan “Bersama Membangun Kemandirian”.

BAB II
PROFIL LKM LINGGA MANIK SEJAHTERA

Pengertian LKM

LKM adalah sebuah lembaga berbentuk paguyuban yang dirancang untuk membangun kembali kehidupan mansyarakat mandiri yang mampu mengatasi persoalan-persoalan kemiskinannya sendiri dan mengemban misi untuk menumbuhkembangkan ikatan-ikatan social yang sudah mulai pudar dan menggalang solidaritas social sesama warga agar saling bekerja sama demi kebaikan bersama.

Dan sesuai dengan Berita Acara Rembug Warga pada tanggal 06 Juli 2015 maka terbentuklah Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) Lingga Manik Sejahtera yang beranggotakan 13 orang sebagai wakil masyarakat yang representatif dan dipilih secara demokratis dengan susunan organisasi sebagai berikut  :
  
1.  Susunan Pengurus

No.
N  a  m  a
A l a m a t
J a b a t a n
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
8.
9.
WILIANTO
H. HADIRMAN
HASYIM SAJIB
IRMANTO
EFRAN HERYADI
ELMI TAUPAN
ARGANI
DEWI SARTIKA
SUGENG NOPRIANTO
RT. 03 Dusun V
RT. 03 Dusun II
RT. 05 Dusun IV
RT. 04 Dusun II
RT. 04 Dusun I
RT. 06 Dusun III
RT. 01 Dusun III
RT. 04 Dusun I
RT. 02 Dusun V
Koordinator
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota
Anggota

2.  Unit Pelaksana Kegiatan

Sekretariat
UPK
UPL
UPS
DP UPK
JAUHARI EFFENDI
LAILI ISNAINI ARI
AZMI
MISNAWATI

3.  Sekretariat LKM

Sekretariat LKM Lingga Manik Sejahtera menempati Kantor Kepala Desa Lingga,
Alamat Jalan Baru Dusun II

Buku Bank Sekretariat LKM / BKM
Bulan November 2015

No
Rekening Atas Nama
Nomor Rekening Aktif di Bank Sumsel
Saldo Terakhir
1
LKM LINGGA MANIK SEJAHTERA
156-09-09327
Rp. 49.987.679,-

Buku BOP LKM / BKM
Periode Bulan September - November 2015

No.
Jumlah BOP
Pengeluaran - Pengeluaran
Saldo Akhir
ATK
Rapat
Trnspt
Inv
Skrt
UPL
UPS
UPK
1
Rp. 3.000.000
124.000
50.000
-
550.000
1.400.000
( 7 bln )
200.000


60.000

Peralatan Perlengkapan LKM “Lingga Manik Sejahtera”

No.
Nama Barang
Unit
Kondisi
1
Stempel LKM
1 Buah
Baik
2
Printer Canon iP 2770
1 Buah
Baik


BAB III

LAPORAN KEGIATAN

Kegiatan yang telah dilaksanakan oleh Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) Lingga Manik Sejahterapada tahun 2015 adalah sebagai berikut  :

1.        Kegiatan Lingkungan

No.
Nama KSM/ Panitia
Alamat
Jenis Usulan Kegiatan
Volume (m)
Sumber Pendanaan
Swadaya
BLM P2KP
(Rp)
1
JAMBU
RT 04 Dusun I
 Pembuatan Drainase Batu Bata
58 x 0,3 x 0,3 M
    2.520.000
      6.965.000
RT 03 Dusun I
 Rehab Jalan Beton
25 x 1,5 x 0,1 M
    2.130.000
4.685.000
2
KELAPA
RT 03 Dusun II
 Pembuatan Siring Cor Beton
22 x 0,5 x 0,4 M
    2.015.000
4.076.000
RT 03 Dusun II
 Rehab Siring Cor Beton
20 x 0,4 x 0,4 M
    1.760.000
 3.324.000
3
DUKU
RT 06 Dusun III
 Pembuatan Jalan Beton
108 x 1,2 x 0,1 M
    3.880.000
18.250.000
4
MAWAR
RT 04/05 Dusun IV
 Rehab Jalan Beton
116 x 1,2 x 0,08 M
    4.464.000
14.800.000
5
MELATI
RT 02 Dusun V
 Pembuatan Siring Cor Beton
107 x 0,4 x 0,35 M
    3.385.000
16.600.000
6
COKLAT 1
RT 01 Dusun V
 Pembuatan Plat Decker
34 x 1,5 x 0,1 M
    4.345.000
 27.000.000
7
COKLAT 2
RT 01 Dusun V
 Pembuatan Jalan Beton
50 x 1 x 0,1 M
    2.470.000
 6.300.000
 TOTAL KEGIATAN LINGKUNGAN
 26.969.000
102.000.000
 BOP LKM

3.000.000
 TOTAL KESELURUHAN
 26.969.000
105.000.000

2.    Identifikasi Pemberdayaan Bidang Sosial
       > Nihil

3.    Pemberdayaan Bidang Ekonomi Produktif
       > Nihil

 4.    Organisasi

a.  Pelatihan Masyarakat ( Pelmas ) :

> Pelatihan Penguatan LKM dan Aparat Desa
> Pelatihan Tim Inti Perencanaan Partisipatif ( TIPP )
> Pelatihan Penguatan UPL, UPS, UPL dan SEKRET
> Pembuatan Media Warga LKM Lingga Manik Sejahtera 
   sebanyak 5 Edisi

b.  Rembug Warga tentang Sosialiasi Program P2KKP

c.  Pertemuan rutin antara pengurus LKM dengan Perangkat Desa (Review Partisipatif)

d.  Kegiatan pendataan Baseline 100 0 100 oleh petugas Tim Inti 
      Perencanaan Partisipatif (TIPP)


RENCANA KERJA
LKM LINGGA MANIK SEJAHTERA


No.
Bidang
Kegiatan
Tujuan
Sasaran
Ket.
1.
Organisasi dan Manajemen
- Pertemuan rutin
  Bulanan.

- Memantapkan
  kelembagaan
  organisasi.

- Pengadaan barang
  inventaris sekretariat.

- Pembangunan kantor
  Sekretariat LKM.
- Koordinasi &
  Evaluasi LKM

- Mengadakan
  Pembinaan KSM


- Mendukung kegiatan
  Administrasi.

- Mendukung kegiatan
  Kelembagaan.
- PK – LKM
  & UP2.

- Ketua KSM   
  /Anggota.


- Sekretariat


- PK LKM

- Peningkatan  
  Kinerja LKM

- Pembekalan &
  sosialisasi





- Memantapkan
   kemandirian
   lembaga.
2.
Sarana & Prasarana
(Lingkungan)
- Pembangunan/Rehab  
  Jalan Setapak.
Pembuatan MCK
- Pembangunan
  Saluran Air.
- Pembangunan dinding
  penahan tanah.
- Bedah rumah warga
  miskin.
- Peningkatan mutu 
  jalan dan lingkungan 
  serta permukiman.
Warga
Berdasarkan dari usulan
tingkat Basis/RT
3.
Sosial
Peningkatan gizi balita & ibu hamil,
Bantuan
perlengkapan 
sekolah anak
tidak mampu,
Bea siswa
anak
tidak mampu
Meningkatkan kepedulian kepada balita, ibu hamil dan anak warga tidak mampu
Balita, ibu hamil dan anak warga tidak mampu
Penerima Manfaat tepat sasaran
4.
Ekonomi
Menghidupkan
dan
menggiatkan
kembali kegiatan
ekonomi bergulir
( UPK )
Dapat membantu meningkatkan taraf
Perekonomian
Masyarakat
Usaha lemah
Warga pelaku ekonomi
Dalam tahap proses
penindak
lanjutan



BAB V

P  E  N  U  T  U  P


Demikianlah susunan Laporan Pertanggungjawaban Badan Keswadayaan Masyarakat (LKM) Lingga Manik Sejahtera tutup buku tahun 2015, disampaikan pada acara Rembug Warga Tahunan. LPJ PK-LKM untuk dievaluasi, direvisi dan dikaji secara serius sehingga terdapat saran, kritik dan masukan yang berarti untuk kemajuan serta meningkatkan profesionalisme pengelolaan LKM Lingga Manik Sejahtera dimasa yang akan datang sebagai wujud kongkrit kepedulian terhadap upaya penanggulangan kemiskinan di Desa Lingga melalui wadah LKM Lingga Manik Sejahtera.
Kiranya obyektifitas penilaian, apakah Sidang Rembug Warga ini menerima atau menolak Laporan Pertanggungjawaban ini dan PK-LKM Lingga Manik Sejahtera menyerahkan sepenuhnya kepada musyawarah, karena hanya inilah awal pengabdian yang dapat diberikan oleh PK-LKM Lingga Manik Sejahtera kepada seluruh masyarakat Desa Lingga yang tercinta ini.
Keberhasilan bukanlah cita-cita yang diretas lewat mimpi dan angan-angan namun perlu kerja bersama yang diramu dengan keteguhan dan konsistensi tinggi, maka seluruh pelaku P2KKP sewajarnya meningkatkan kerjasama dan kepedulian terhadap tugas dan tanggung jawab masing-masing dengan memegang nilai-nilai luhur kemanusiaan (kerelawanan, keikhlasan, kejujuran, keadilan, dapat dipercaya, kesetaraan serta kebersamaan dalam keberagaman) berdasarkan prinsip-prinsip (demokratisasi, partisipatoris, transparansi, akuntabilitas dan desentralisasi), jika pekerjaan merupakan kenikmatan maka kehidupan adalah kesenangan, jika pekerjaan merupakan kewajiban maka kehidupan adalah perbudakan.
Semoga Allah SWT selalu memberikan kekuatan dan petunjuk bagi perjalanan pengabdian Lembaga Keswadayaan Masyarakat Lingga Manik Sejahtera.


Desa Lingga, 08 Desember 2015

LKM LINGGA MANIK SEJAHTERA
DESA LINGGA,



WILIANTO                          JAUHARI EFFENDI
Koordinator                               Sekretaris

Tidak ada komentar: